Judi Online Disebut Sama Dengan Gangguan Psychological, Perlukah Para Pecandu Lakukan Rehabilitasi?

Tren periklanan di media sosial. Jurnal Batmantoto Komodifikasi, 5, 5-20. Lubis DH & Syafrizal (2013) Judi online di kalangan mahasiswa kota pekanbaru studi kasus mahasiswa yang berdomisili di Kecamatan Tampan. Thesis, Universitas Riau, Pekanbaru.

 

Bolehkah Wanita Haid Masuk Mosque Untuk Ikut Pengajian?

 

Polisi juga mengamankan 14 system handphone sebagai barang bukti. Mulai berharap pada orang lain untuk bahkan seringkali tidak tahu malu. Pinjam uang sana-sini untuk kemudian bisa bermain judi.

 

Kenapa Judi Online Sangat Digemari? Ini Kata Psikolog

 

Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik, 3( 4 ). “Tidak harus dirawat di sini (rumah sakit), bisa rawat jalan. Namun, jika setelah digali lebih lanjut menunjukkan tanda-tanda kecanduan, maka rehabilitasi diperlukan,” lanjut dr.Nova Riyanti. Setelah pemeriksaan lebih lanjut, 19 orang di antaranya memenuhi unsur pidana perjudian/maisir sebagaimana diatur dalam Pasal 18 Jo 19 Qanun Aceh nomor 6 tahun 2014 tentang Hukum Jinayat. Judi online baru dapat dimainkan setelah pemain mengisi saldo di akun judi mereka. “Muhammadiyah memberikan apresiasi kepada presiden yang telah membentuk membentuk satgas (untuk) memberantas judi online,” jelas Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas pada Selasa (18/6) di Jakarta. 6 No. 1, 2023.

 

Uns Interior Web Link

 

Misalnya dengan mencuri, berbohong, menjual barang-barang. Itu sudah mulai ada perilaku-perilaku yang ilegal namanya. Akibat perbuatannya para pelaku dijerat pasal 18 Qanun Aceh Nomor 6, tentang hukum jinayat, dengan ancaman hukuman cambuk. ACEH UTARA, KOMPAS.TV – Inilah detik-detik saat tim gabungan Reserse Kriminal Polres Aceh Utara melakukan penelusuran disejumlah warung kopi di Aceh Utara. Sehingga, lanjut Anwar, kalau hal ini dibiarkan terus berlangsung, selain akan merusak ekonomi mereka, juga akan merusak psychological dan masa depan mereka sendiri.

 

Jurnal Independent, 5( 1 ), 23-32. Pande Putu Rastika Paramartha, A.A. Sagung Laksmi Dewi, I Putu Gede Seputra, “Sanksi Pidana Terhadap Para Pemasang Dan Promosi Iklan Bermuatan Konten Judi Online”, Jurnal Preferensi Hukum, Vol. 2 No. 1, 2021.